Analisa kotoran murai batu setelah makan sayuran

12:15 PM Unknown 0 Comments

Setelah 2 hari lalu membahas tentang murai batu juga makan sayuran (baca disini), maka saya ingin melihat apa efek dari pemberian sayuran tersebut ke murai batu yang berupa daun ginseng jawa.

Seperti yang terlihat di gambar 1 diatas, hasil feses atau kotoran murai batu hari pertama tercampur dengan kotoran ampas jangkrik. Ampas jangkrik tercampur dengan baik sehingga kotoran dari usus murai batu sepertinya berhasil keluar dengan baik. Ini menandakan bahwa pencernaan berjalan dengan baik
Hari kedua, terlihat bahwa sudah tidak ada ampas jangkrik lagi dan sudah berubah berupa cairan padat kehitaman. Ini menandakan pencernaan bekerja secara maksimal menghancurkan kotoran makanan sampai tuntas.
Hari ketiga, terlihat kotoran semuanya berupa cairan padat dengan banyak cairan pelindungnya atau basah. Manfaat fiber yang terkandung dalam daun ginseng sebagai sayuran sudah terlihat jelas fase ini. Sehingga murai batu tidak sulit untuk pup mengeluarkan kotorannya.

Seperti layaknya manusia, jika lancar buang air besar setiap hari maka badan juga terasa lebih sehat. Begitu juga dengan murai batu, khusus hari ini saya melihat perbedaan yang signifikan terhadap pergerakan dan kecepatan berpindahnya dari tangkringan sisi satu ke sisi yang lain di dalam umbaran.

Sepertinya dari tingkah lakunya si murai batu telah meningkat dari sisi staminanya. Kemungkinan ini adalah efek dari manfaat konsumsi daun ginseng yang mana manfaat sebelumnya menurut informasi yang dikumpulkan  daun ginseng ini juga bermanfaat meningkatkan stamina.

Sayangnya saya tidak videokan sebelum dan sesudah murai batu mengkonsumsi sayuran ini yang terlihat perbedaan signifikan kecepatan perpindahan dalam sangkar umbarannya.

Manfaat lain juga adalah suara murai terlihat lebih plong, tingkat kegalakan karena over birahi juga berkurang. Kebetulan manfaat ini cocok untuk murai batu yang saya miliki dengan keluhan susah setting karena terlalu over birahi.

Silahkan dicoba untuk rekan-rekan sekalian yang ingin mencoba extra fooding yang berbeda tetapi masih natural. Hasil yang saya dapatkan mungkin berbeda dengan hasil yang rekan-rekan dapatkan karena perbedaan cara rawat dan kondisi murai batu yang kita miliki.

Demikian ulasan dari saya semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua. Ditunggu komentar dan diskusinya rekan-rekan dikolom bawah. Terimakasih.

You Might Also Like

Comments
0 Comments
comments

0 comments: