Beberapa metode mandi untuk mengoptimalkan perawatan murai batu

2:36 PM Unknown 0 Comments




Dalam merawat murai batu, mandi adalah salah satu faktor yang penting untuk mengoptimalkan pola perawatan. Pada dasarnya mandi memang adalah kebutuhan semua burung kicauan tidak terkecuali burung murai batu. Oleh karena, di alam liar murai batu juga melakukan kegiatan mandi secara rutin. Selain fungsi dasar membersihkan kotoran yang melekat pada bulu, mandi juga nampaknya dapat menyegarkan tubuh.

Manfaat Mandi Pada Murai Batu

Berdasarkan pengalaman manfaat mandi untuk murai batu antara lain:

1. Membersihkan kotoran yang menempel pada bulu murai batu
Seperti halnya manusia setelah beraktifitas dan tubuh menjadi kotor baik debu maupun yang lainnya, begitu pula pada bulu murai batu mudah sekali menempel kotoran baik debu, kotorannya, dan lainnya. Untuk itu perlu mandi untuk membersihkannya sehingga bulu kembali bersih dan bersinar.
2. Menyegarkan tubuh murai batu
Setelah mandi dan bulu keadaan kering, murai batu biasanya akan beraktivitas lebih aktif lagi karena merasa tubuhnya lebih segar.
3. Mengatasi stress
Mandi ternyata merupakan salah satu terapi untuk mengatasi burung yang stres. Selain manfaat menyegarkan tubuh tadi juga dapat meningkatkan mood murai batu sehingga burung menjadi senang dan menetralisir tingkat stres perlahan-lahan. 
4. Menstabilkan birahi murai batu

Mandi juga mempunyai fungsi untuk menstabilkan birahi murai batu yang sedang tinggi. Biasanya para pemain lomba akan lebih memperhatikan pola mandi ini untuk sebelum dan sesudah menurunkan murai batu kesayangannya dalam lomba.
5. Menstimulasi agar murai batu berkicau lebih sering karena salah satu aktivitasnya di alam terpenuhi
Karena aspek hati senang ditambah menjadi lebih aktif dengan tingkat stres yang menjadi rendah maka murai batu menjadi lebih aktif berkicau.
6. Menjinakkan
Untuk murai batu yang agak liar, biasanya akan dilakukan terapi mandi terlebih dahulu sebelum dilakukan tindakan penjinakan lainnya seperti digantung ditempat ramai sehingga aktivitas gerakannya lebih lamban dan juga mencegah stres yang mungkin akan terjadi.

Syarat Memandikan Murai Batu

Untuk memandikan murai batu ini juga memiliki syarat yang harus diperhatikan, tidak bisa asal memandikan. Penghobi pemula sering tidak menyadari dan mengetahui hal ini. Apa itu?
1. Murai batu haruslah dalam kondisi sehat
Murai batu yang sehat dapat dilihat dengan gerakan pada aktivitasnya lincah, bulu tidak berdiri seperti sedang menggembungkan badannya. Bila gerakannya lamban dan gembung maka sebaiknya TIDAK memandikan burung karena kondisi yang sedang tidak sehat. Bila dipaksakan akan menurunkan kesehatan murai batu dan berakibat kematian.
2. Kondisi cuaca yang baik
Normalnya memandikan murai batu itu dalam kondisi cuaca yang cerah. Bila dalam kondisi angin kencang, musim dingin atau penghujan seperti sekarang ini sebaiknya dikondisikan sebaik mungkin agar murai batu nyaman dan tidak dipaksakan.

Jenis Mandi Murai Batu

Memandikan murai batu sebenarnya adalah salah satu dasar yang mesti diketahui oleh pemilik atau penghobi murai batu. Walaupun banyak rekan-rekan yang sudah mengetahui cara memandikan tetapi saya akan coba ulas lebih mendalam sehingga menambah wawasan kita bersama untuk sama-sama belajar mana cara mandi murai batu yang kita pelihara lebih sukai sehingga kinerjanya di lapangan menjadi lebih optimal.


1. Mandi Semprot
Salah satu jenis mandi ini bisa dilakukan rutin tetapi juga menimbang syarat diatas tadi. Ingat jenis mandi ini adalah dengan cara memaksakan burung mandi walau si murai batu tidak atau belum mau mandi. Jenis mandi ini yang banyak digunakan untuk perawatan murai batu bahan atau tangkapan liar dengan tujuan untuk menjinakkan. Tapi tidak sedikit juga burung jawara yang memiliki karakteristik mandi disemprot.

Juga sering dipakai sebagai tahap awal memperkenalkan murai batu pada air sehingga mengingatkan murai batu pada kegiatan mandi, jadwal mandi yang akan kita biasakan.

Ada beberapa point yang ingin saya tekankan dalam mandi semprot ini yaitu:
- Jangan mengarahkan semprotan air ke wajah si murai batu!
Hal ini bisa mengakibatkan butiran air yang halus bisa masuk melalui lubang hidung yang diparuh dan menutup rongga hidung si murai batu yang berisiko menjadi flu dan banyak juga yang berujung pada kematian.
- Atur derajat semprot air menjadi agak ke atas seperti memandikan burung pentet sehingga air mengucur turun seperti air hujan.
- Semprot bagian dada saja jika ingin menyemprot secara arah horizontal, jangan bagian kepala.
- Atur tempo semprotan jangan terlalu cepat dan kuantitas butiran semprotan halus atau agak kasar sesuai kondisi yang terbaik.
- Mandi semprot ini juga bisa meningkatkan mental murai batu jika sudah biasa.
- Untuk murai batu yang pertama kali dimandikan dengan cara semprot jangan terlalu dipaksakan karena si murai batu akan menghindar dan ada kemungkinan menuburuk jeruji sangkar dengan kencang akibat ketakutan dan menyebabkan kerusakan bulu juga luka pada wajahnya.
- Jeleknya adalah sangkar murai batu yang sering disemprot akan mudah lapuk terkena air lama kelamaan.

Meminjam foto Pak Abur dari Yaqisa BF sedang memandikan murai dengan cara semprot yang diulas oleh omkicau.com.
  
2. Mandi Sangkar
Mandi sangkar adalah mandi yang bagi mudah bagi pemiliknya, kenapa disebut mudah? Karena kita sebagai pemilik hanya tinggal menyediakan cepuk ke dalam sangkar si murai batu. Dan jika si murai batu ingin mandi tinggal hanya hinggap ke cepuk dan menceburkan diri.

Beberapa point dari saya sehubungan dengan jenis mandi sangkar ini, yaitu:
- Digunakan pada murai batu yang sulit sekali dipindahkan seperti ke keramba tetapi bisa mandi sendiri tanpa disemprot.
- Kelebihannya murai lebih senang dan lebih sesuai kemauan si murai batu tanpa paksaan harus mandi. Jika dia mau mandi akan nyemplung sendiri, tapi jika tidak dalam kurun waktu beberapa lama tinggal dikeluarkan kembali cepuknya.
- Cepuk yang digunakan biasanya cepuk besar untuk wadah makan ayam yang bisa dibeli di kios burung. Bisa ditempatkan layaknya seperti posisi tempat minum atau didasar sangkar.
- Setelahnya murai batu selesai mandi tinggal mengeluarkan cepuk dan mengeringkan sangkar dengan kain lap.
- Jeleknya adalah seperti yang tadi sudah disinggung, air cipratan mandi akan kemana-mana dan membasahi area sekitar sangkar murai ditempatkan. Disarankan ditaruh dilantai luar ruangan.


3. Mandi Tangkap 
Jenis mandi satu ini agak extreme, tapi lazim dan banyak digunakan oleh tukang burung di kios-kios dan juga penghobi perkutut.

Point untuk jenis mandi ini adalah:
- Jenis mandi ini bisa untuk menjinakkan burung yang liar
- Karena kebiasaan maka ada kemungkinan burung bisa menjadi terlampau jinak dan manja dengan tangan
- Sangat riskan terlepas jika sang pemilik tidak hati-hati memegangnya. Diperlukan teknik khusus untuk memegang burung untuk mengurangi resiko terlepas. Jepit leher kepala diantara jari tengah dan jari telunjuk tapi jangan terlalu kencang supaya murai bisa bernafas dengan baik.
- Mandi harus cepat dengan membasuh ringan bulu-bulu yang ingin dibersihkan dan tidak bisa lama karena bisa mengakibatkan burung baru belajar menjadi lemas dan stres.
- Di kalangan pemain jarang yang menggunakan metode jenis ini untuk memandikan murai batu, tetapi ada.

4. Mandi Keramba
Mandi keramba adalah jenis metode mandi yang paling umum dilakukan penghobi murai batu.


Point untuk mandi keramba, yaitu:
- Murai batu diberikan kebebasan untuk mandi sendiri, si murai batu lebih tahu dengan segala kondisinya apakah layak untuk mandi atau tidak sehingga lebih aman untuk kesehatan si murai batu.
- Tidak bisa diterapkan kepada murai batu yang tidak mau dipindahkan.
- Metode mandi ini yang paling banyak digunakan untuk melakukan terapi mandi malam pada murai batu.
- Metode mandi ini yang paling digunakan untuk menjodohkan pasangan murai batu.
- Terikat pada waktu kebiasan si murai batu senang mandi sendiri, biasanya murai batu memiliki rentang waktu sendiri untuk mandi seperti dua kali sehari, setiap hari, dua hari sekali, seminggu 2 kali, atau bahkan sebulan 1 kali. Pahami rentang waktu mandi favorit murai batumu untuk memaksimalkan perawatan.   
- Dengan memindahkan murai batu mandi di keramba juga menghemat waktu kita untuk mengerjakan hal lainnya seperti tugas membersihkan sangkar.

5. Mandi di Umbaran
Mandi di umbaran juga adalah mandi yang murai batu sangat sukai.

Point untuk mandi umbaran, yaitu:
- Mesti punya umbarannya dan bisa ditempatkan cepuk untuk mandi
- Murai batu senang sekali setelah puas terbang kesana kemari dia akan mencari sumber air untuk mandi serasa seperti di alam bebas dan merupakan tabiat alaminya.
- Tentu karena kemauan si murai batu sendiri untuk mandi jadi aman untuk resiko kesehatannya.
- Praktis tidak udah ditungguin proses mandinya karena sekalian melakukan aktivitas umbarnya sendiri. Si pemilik bisa tinggalkan untuk aktivitas lain dan kembali bila jatah jam umbaran sudah selesai dan memasukkan kembali si murai batu kembali ke sangkar gantung.

Demikian ulasan dari saya semoga bisa bermanfaat dan membuka wawasan kita bersama. Ditunggu dikolom bawah untuk komentar, masukan dan tambahan dari rekan-rekan sekalian untuk kita sama-sama belajar dan makin memahami hobi murai batu ini. Salam.

You Might Also Like

Comments
0 Comments
comments

0 comments: