Extra fooding murai batu berupa serutan apel

1:11 PM Unknown 0 Comments






Pada pagi hari ini sedang membaca postingan di group Murai Batu Indonesia tiba-tiba ketika scroll ke bawah ada yang menarik perhatian saya. Salah satu member group MBI yang bernama om Agung Cahyo Kuncoro posting tentang EF (extra fooding) yang agak unik dan jarang didengar. Beliau menggunakan serutan apel untuk diberikan kepada murai batu kesayangannya.

Pertama kali om Agung ini memberikan extra fooding berupa jangkrik sejumlah 5 pagi dan 5 sore.. Hasilnya murai batu momongannya tidak begitu responsif. Kemudian beliau merubahnya kembali dengan menambahkan kroto 1 sendok makan setiap harinya dan hasilnya murai batu tersebut menjadi lebih responsif tetapi masih jarang keluar isiannya.

Sampai satu ketika akhirnya om Agung ini menemukan setelan yang dirasakan lebih cocok yaitu melalui extra fooding jangkrik pagi 5 sore 5 dan ditambahkan dengan serutan apel 2 sendok makan setiap harinya. Hasilnya bagaimana? Ternyata burung berubah menjadi lebih galak, responsif dan lebih sering menyanyikan isian.

Apel yang digunakan adalah apel merah, dan waktu yang dibutuhkan untuk kelihatan hasilnya adalah 1-2 minggu sesuai sharing oleh om Agung. Kemungkinan perlu dilatih murai batu sebelumnya agar mau menyantap menu EF serutan apel ini.

Unik dan baru memang melalui apel bisa merubah secara drastis penampilan murai batu. Sebelumnya apel banyak dimanfaatkan oleh pemain kenari dan cucak hijau untuk menjaga dan menaikkan performance secara harian maupun untuk turun lomba.


Apel dikenal sangat baik untuk sistem pencernaan binatang. Buah apel dapat mengoptimalkan penyerapan kalsium dan zat besi yang terdapat pada makanan lain.

Nilai nutrisi yang terkandung dalam buah apel merah yang sudah sangat dikenal berguna untuk kesehatan adalah karbohidrat, gula, serat, lemak, protein, air, vitamin, thiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, asam folat, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, seng.

Akhir kata merawat murai batu itu adalah seni, untuk itu dibutuhkan kesabaran dan terkadang kreatifitas dari pemiliknya seperti yang dilakukan oleh om Agung Cahyo Kuncoro ini. Selamat mencoba.

You Might Also Like

Comments
0 Comments
comments

0 comments: