Murai batu ternyata juga makan sayuran!

2:35 PM Unknown 5 Comments


Pagi ini saya seperti aktifitas hari biasanya merefill isi kotak jangkrik, biasanya satu karung bisa bertahan untuk 3-4 hari ukuran sekilo atau 1 karung besar. Kebetulan saya memilih untuk menggunakan jangkrik alam dibanding jenis ternak.

Apa bedanya jangkrik ternak dengan jangkrik alam? Sederhana saja jawaban saya, jangkrik ternak memiliki daging yg dimiliki hampir tidak ada atau biasanya hanya kulit saja. Bila dipencet maka akan keluar banyak air atau berupa getah yang bisa membuat tangan menjadi gatal. Jangkrik alam memiliki daging yang tebal, kandungan air yang lebih sedikit.

Maka saya pribadi menyimpulkan murai batu akan memiliki gizi yang lebih baik apabila diberikan berupa jangkrik alam dibanding jangkrik ternak. Nah jangkrik alam ini pun tetap perlu ditreatment sebelum diberikan kepada murai batu kesayangan kita.

Nah bagaimana treatmentnya? Yaitu dengan memberikan makanan yang bergizi, bisa dengan memberikan sayur-sayuran, buah-buahan, pur dengan protein yang tinggi, ataupun yang lainnya yang dikira mempunyai nilai gizi apabila disantap murai batu kita. Di website omkicau.com pernah diulas tentang pakan jangkrik berupa ampas tahu (klik disini untuk membaca).

Nah kebetulan saya tidak mau ribet memberikan makan jangkrik ini, kebetulan ditaman ada jenis tanaman yang tumbuh sangat lebat dan ternyata setelah ditanyakan adalah tanaman daun ginseng. Nah daun ginseng ini yang saya cabut dan langsung dimasukkan ke kandang jangkrik.

Rumornya gaun ginseng memiliki khasiat kesehatan untuk yang mengkonsumsinya dan sering dijadikan sayuran untuk memasak juga. Dengan doa dibatin semoga bisa ikut merasakan juga manfaatnya atas daun ini.


Tiba-tiba terbesit ide nakal di pikiran saya, bagaimana kalau daun ini langsung diberikan kepada murai batu? Mau gak yah? Langsung action saya cabut 1 pucuk kecil daun ginseng tersebut dan dijepitkan ke jeruji kandang, nah kebetulan saya lagi umbar murai batunya.



Tak disangka dari tangkringan ujung si murai batu langsung terbang mendekat dan mengamati daun ginseng tersebut. Tak lama kemudian mematuk-matuk daun dan menarik masuk, tak berhenti disitu saja sepertinya mencoba merobek daun menjadi potongan kecil. dan ternyata HOP.. ditelan masuk kerongkongan..

Wow ternyata si murai batu doyan sayur ini juga!!!


 

 Jadi hari ini saya mendapatkan hal yang baru, murai batu juga suka memakan sayur-sayuran. Saya yakin tidak semua murai batu yang doyan memakan sayur-sayuran. Tetapi saya percaya bisa dilatih mengingat sayur-sayuran sangat baik untuk percernaan dan ada peluang bermanfaat untuk menurunkan birahi atau menetralisir protein yang terlalu tinggi sehingga murai batu menjadi galak.

Setelah saya searching melalui google akhirnya sampai ke website manfaat.co.id, dalam website tersebut menginformasikan bahwa daun ginseng jawa memiliki manfaat sebagai berikut:


  1. Saponin, rasanya manis dan netral dapat menguatkan paru-paru, melancarkan sirkulasi darah dan mengatur maksimal pada sistem syaraf pusat dan tepi, anti infalamasi.
  2. Flavanoid, sama dengan manfaat saponin pada daun ginseng, mengurangi pembengkakan, anti bakteri, antioksidan, antiviral dan anti histamin.
  3. Steroid, berkhasiat dalam meningkatkan nafsu makan.
  4. Minyak atsiri, berkhasiat sama dengan steroid.

Dan ternyata salah satu sumber yang lain mengatakan bahwa daun ginseng jawa ini bisa meningkatkan stamina badan sehingga terasa lebih fresh. Wah asik.. kalo benar khasiatnya seperti itu maka murai batu kita bisa terjaga stamina dan kesehatannya menjadi lebih baik.

Kalau gambar mungkin bisa menipu dan kurang jelas, kebetulan aku videokan sebentar untuk pembuktian:



Semoga sharing extra fooding ini bisa menambah wawasan dan bermanfaat untuk rekan-rekan sekalian. Salam kicau!

You Might Also Like

5 comments: