Tips merontokkan bulu murai batu dengan cepat

1:25 PM Unknown 2 Comments


Pada hari Jumat ini tanggal 12 Februari 2016 ketika mengunjungi group Murai Batu Indonesia (MBI) ada member yang bernama om Donny Jet Lee sedang sharing cara merontokkan bulu murai batu dengan cepat.

Tentu saja ini sangat menarik perhatian saya dimana banyak diantara pemain murai batu yang mengeluhkan susahnya klonengannya untuk mengganti bulunya. Untuk itu segera saya inisiatif menyimpan ilmunya tersebut sebelum terpendam dalam antah berantah di postingan group MBI tersebut.



Om Donny ini menceritakan bahwa awalnya tips ini diberikan oleh om Firman Fiking kepadanya untuk diterapkan kepada murai batu miliknya. Caranya cukup sederhana yaitu dengan hanya memberikan ulat hongkong sebanyak 1 cepuk, kroto dicampur dengan susu bubuk dan kemudian dilakukan kerodong total.



Setiap harinya dilakukan kontrol untuk makanan yang telah habis dengan menambah kembali EF yang sudah berkurang atau habis dimakan. Menurutnya setelah 3 hari dilakukan terapi EF ini maka hasilnya bisa kelihatan dan lanjutkan sampai seminggu sehingga pergantian bulu menjadi sempurna seperti layaknya bulunya habis dicabuti.

Jangan lupa bersihkan kotorannya sampai bersih dan bila perlu sikat sabun ditempat kotorannya untuk menghilangkan bakteri yang ada. Lanjut pengerodongan dengan disiplin sampai pergantian bulu sampai tuntas.



Cara ini saya nilai cukup extreme dengan memberikan ulat hongkong 1 cepuk, dimana banyak pemain murai batu yang khawatir penggunaan berlebih dapat menyebabkan katarak pada burung yang diterapi. Tetapi om Donny mempunyai pendapat sendiri dalam menyikapi kekhawatiran pada pemain murai batu tersebut.


Menurut om Donny pemberian ulat hongkong banyak tidak masalah asalkan tidak terkena sinar murai batunya, makanya dilakukan pengerodongan total dan beliau taruh dikamar selama proses mabung dalam keadaan tenang.

Menurut pengalaman saya pribadi, kurang lebih 10 tahun yang lalu memiliki murai batu sering juara di event regional pun masa depannya menjadi suram karena menjadi katarak. Masa mabung pun tidak pernah ada kendala dan hanya membutuhkan 1 minggu untuk menyelesaikan dengan sempurna proses ganti bulunya. Sebab setelah saya analisa dikarenakan terlalu sering memberikan ulat hongkong dan penjemuran terlalu lama dan kemungkinan juga karena pengerodongan dari terang tiba-tiba ke gelap mempunyai andil dalam menjadikan katarak ini.

Jadi memang ada unsur keterkaitan antara kebanyakan pemberian ulat hongkong dan cahaya yang menyebabkan murai batu saya menjadi katarak seperti yang diungkapkan oleh om Donny diatas. Makanya sampai sekarang saya menjadi trauma tidak terlalu berani mengandalkan ulat hongkong untuk melakukan setting pada burung lomba.

Jadi saya mempersilahkan rekan-rekan sekalian untuk mencobanya tetapi saya sarankan lakukan dengan bijak dan tahu akan batasnya setelah tujuan tercapai dan melakukan proses normalisasi kembali setelah terapi. Setiap makhluk hidup pasti ada batas toleransinya jangan sampai terlalu over sehingga mengakibatkan membuat diri menyesal dikemudian hari.

Selain itu ada solusi lain yang rekan-rekan penghobi murai batu lakukan dengan memberikan produk EasyBird Rest, Moult & Show. Produk ini adalah produk import dan kemungkinan agak jarang ditemukan hanya tersedia di kios-kios tertentu saja.



Produk ini memiliki kandungan : Hi value protein (15%), Essential oils, Vit A (170,000ius), D (17,000 ius), E (500 mgs), C, B1, B2, B6, B12, K, Biotin, Choline, Folic acid, Niacin and Pantothenic acid. Minerals include Calcium, Cobalt, Copper, Iodine, Iron, Magnesium, Manganese, Selenium, Sodium, Sulphur and Zinc. Selected health supporting herbs. Amino acids.

Demikian semoga ulasan dan sharing ini bisa bermanfaat untuk kita semua.

You Might Also Like

2 comments:

  1. Woowww super banget gan...terima kasih udah sharing..oya untuk menumbuhkan bulunya apa resepnya?

    ReplyDelete
  2. Mksih infonya, oh iya kalo buat trotol kira" di umur brp bulan kalo pake terapi seperti itu..?

    ReplyDelete